Tulisan berikut ini di tujukan buat cewek, tapi para cowok wajib ikutan baca biar tahu apa yang ada dalam benak cewek.
Emosi dan pikiran cowok memang berbeda dari cewek. Dalam hal pacaran, kebutuhan cowok dan cewek juga berbeda loh. Wajar dong kalo cewek jadi sering kesulitan memahami kepribadian cowok. But don't worry, meski berbeda bukan berarti nggak mungkin bisa memahami.
Cowok tuh pengennya dipercaya, diterima, dihargai, dikagumi, dan didukung. Jelas hal ini beda banget dengan cewek yang mengutamakan perhatian, pengertian, kesetiaan, penghormatan, dan penegasan. Sebagai contoh, seorang cewek berkali-kali mengingatkan cowoknya agar memotong rambutnya yang gondrong. Di masa awal pacaran, perintah semacam itu biasanya diterima dan dikerjakan dengan senang hati oleh si cowok. Tapi lama-lama, si cowok bakal ogah memotong rambutnya saaat rambutnya mulai gondrong lagi, meski si cewek berulangkali menyuruhnya. Mengapa hal semacam itu terjadi? Simple aja, si cowok lama-lama merasa dirinya nggak dipercaya dan nggak diterima apa adanya oleh si cewek. Padahal 'kan maksud tuh cewek baik banget, biar cowoknya nggak miara kutu dan ketombe di rambut gondrongnya. Nah hal-hal semacam itu rawan banget menimbulkan konflik.
Nah, kalo cowok tiba-tiba jadi pendiam dan sering melamun, jangan buru-buru curiga. Eh, siapa tahu doi lagi ada masalah. Biarkan doi berdiam diri sementara waktu.
Cara cowok menghadapi masalah beda dengan cewek. Cowok lebih suka merenungkan masalahnya sendirian sementara cewek lebih senang membicarakannya.
Cewek nggak sungkan-sungkan menangis kalo lagi sedih. Cowok ? Mereka jelas bakal dicela abis kalo ketahuan nangis. Sejak dulu, cowok dikondisikan sebagai 'pejatan tangguh' mirip lagu SO7, padahal kenyataaannya nggak pasti begitu. Jadi, jangan buru-buru mencela kalo melihat cowokmu menitikkan air mata, sebab di balik perbedaan sifat, semua manusia itu pada dasarnya sama : Tertawa bila bahagia, menangis bila merana !
Dan meski hati terasa puuuuuaaanaaas buangeeeet melihat sikap cowok yang tiba-tiba berubah, janganlah bertanya dengan nada 'menyerang'. Janganlah mengeluarkan kata-kata, "Kamu udah nggak sayang lagi sama aku?" atau "Koq diem melulu lu, lu punya gebetan baru ya? Belegug sia!" Kata-kata itu membiuat orang merasa dipojokkan dan tersinggung. Mendingan gunakan kata-kata sederhana semacam ini, "Ada apa sih sebenarnya, jangan bikin gue bingung dong," atau "Aku siap koq dengerin omongan kamu kapan aja kamu mau ngomongin. Aku ingin kamu tahu, aku selalu siap jadi tempat curhat bagi kamu."
Ingatlah saaat yang tepat untuk berkomunikasi. Cari waktu saat kalian berada dalam suasana santai, jauh dari kerumunan orang dan sumber kebisingan lainnya. Selain mencoba saling memahami pikiran dan perasaan masing-masing, kedua belah pihak juga harus mengungkapkannya sejelas mungkin.
Terakhir, tulisan ini memang nggak menjelaskan semua cara cewek untuk memahami cowoknya. Tapi sebagian merupakan pengalaman yang sudah dialami oleh penulis,,,hehehhe,,,,Sorry banget ,ok?!?!
Emosi dan pikiran cowok memang berbeda dari cewek. Dalam hal pacaran, kebutuhan cowok dan cewek juga berbeda loh. Wajar dong kalo cewek jadi sering kesulitan memahami kepribadian cowok. But don't worry, meski berbeda bukan berarti nggak mungkin bisa memahami.
Cowok tuh pengennya dipercaya, diterima, dihargai, dikagumi, dan didukung. Jelas hal ini beda banget dengan cewek yang mengutamakan perhatian, pengertian, kesetiaan, penghormatan, dan penegasan. Sebagai contoh, seorang cewek berkali-kali mengingatkan cowoknya agar memotong rambutnya yang gondrong. Di masa awal pacaran, perintah semacam itu biasanya diterima dan dikerjakan dengan senang hati oleh si cowok. Tapi lama-lama, si cowok bakal ogah memotong rambutnya saaat rambutnya mulai gondrong lagi, meski si cewek berulangkali menyuruhnya. Mengapa hal semacam itu terjadi? Simple aja, si cowok lama-lama merasa dirinya nggak dipercaya dan nggak diterima apa adanya oleh si cewek. Padahal 'kan maksud tuh cewek baik banget, biar cowoknya nggak miara kutu dan ketombe di rambut gondrongnya. Nah hal-hal semacam itu rawan banget menimbulkan konflik.
Nah, kalo cowok tiba-tiba jadi pendiam dan sering melamun, jangan buru-buru curiga. Eh, siapa tahu doi lagi ada masalah. Biarkan doi berdiam diri sementara waktu.
Cara cowok menghadapi masalah beda dengan cewek. Cowok lebih suka merenungkan masalahnya sendirian sementara cewek lebih senang membicarakannya.
Cewek nggak sungkan-sungkan menangis kalo lagi sedih. Cowok ? Mereka jelas bakal dicela abis kalo ketahuan nangis. Sejak dulu, cowok dikondisikan sebagai 'pejatan tangguh' mirip lagu SO7, padahal kenyataaannya nggak pasti begitu. Jadi, jangan buru-buru mencela kalo melihat cowokmu menitikkan air mata, sebab di balik perbedaan sifat, semua manusia itu pada dasarnya sama : Tertawa bila bahagia, menangis bila merana !
Dan meski hati terasa puuuuuaaanaaas buangeeeet melihat sikap cowok yang tiba-tiba berubah, janganlah bertanya dengan nada 'menyerang'. Janganlah mengeluarkan kata-kata, "Kamu udah nggak sayang lagi sama aku?" atau "Koq diem melulu lu, lu punya gebetan baru ya? Belegug sia!" Kata-kata itu membiuat orang merasa dipojokkan dan tersinggung. Mendingan gunakan kata-kata sederhana semacam ini, "Ada apa sih sebenarnya, jangan bikin gue bingung dong," atau "Aku siap koq dengerin omongan kamu kapan aja kamu mau ngomongin. Aku ingin kamu tahu, aku selalu siap jadi tempat curhat bagi kamu."
Ingatlah saaat yang tepat untuk berkomunikasi. Cari waktu saat kalian berada dalam suasana santai, jauh dari kerumunan orang dan sumber kebisingan lainnya. Selain mencoba saling memahami pikiran dan perasaan masing-masing, kedua belah pihak juga harus mengungkapkannya sejelas mungkin.
Terakhir, tulisan ini memang nggak menjelaskan semua cara cewek untuk memahami cowoknya. Tapi sebagian merupakan pengalaman yang sudah dialami oleh penulis,,,hehehhe,,,,Sorry banget ,ok?!?!

2 komentar:
wah.articlenya bgs bgt bwt pemula kyk gw,thanks ya......
Wahh mantapp sangat membantu, patut untuk dicoba nih.
Posting Komentar